Bisnis Frozen Food, Bagaimana Cara Memulainya?

Sebentar lagi kita akan segera menyambut bulan suci Ramadhan. Selama berpuasa, banyak orang yang lebih memilih untuk mengkonsumsi makanan yang lebih ‘jinak’ diolah, salah satunya adalah frozen food. Karena simple, makanan seperti ini sangat dibutuhkan saat makan sahur.

Nah kamu bisa memanfaatkan momen ini dengan menjajal bisnis frozen food. Cara memulainya mudah kok, modal yang dibutuhkan pun tidak terlalu besar. Simak yuk caranya.

  1. Jangan Banyak Mikir

Jangan terlalu banyak mikir kalau ingin menjalankan bisnis. Setelah mendapatkan konsep, kamu tinggal segera mencari supplier yang memberikan penawaran terbaik. Ada banyak alternatif yang bisa dipilih, mulai menjadi reseller atau bisa juga dengan sistem dropship.

Kedua sistem tersebut lebih banyak dipilih karena lebih mudah, dan bisa dipadukan dengan sistem penjualan online. Alternatif lainnya, kamu bisa memproduksi sendiri frozen food. Namun untuk ini tentu kamu membutuhkan riset, kemampuan mengolah makanan dan modal perlengkapan yang cukup tinggi.

  1. Gunakan freezer Yang Sudah Ada

Freezer merupakan salah satu alat utama yang harus kamu siapkan saat akan memulai bisnis frozen food. Jika di rumah sudah ada lemari es yang dilengkapi dengan freezer, kamu tidak perlu membeli freezer baru, cukup manfaatkan saja yang ada.

Lain halnya jika kamu akan menyetok produk dalam jumlah banyak, dan berusaha untuk menjangkau pasar yang lebih besar, modal membeli freezer baru dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar. Tapi sekedar saran, mulailah bisnis dari kecil dan kamu bisa mengembangkannya secara bertahap.

  1. Mulai Dari Yang Terdekat

Selain melakukan pemasaran secara online, kamu bisa mengembangkan bisnis frozen food dengan membuka pasar dari tempat terdekat. Ada beberapa target pasar yang bisa kamu kejar, termasuk penjual jajanan khas puasa, seperti penjual sosis bakar, nugget dan lainnya.

Jika punya koneksi, kamu bisa mulai memasukkan produk frozen food tersebut ke minimarket lokal yang masih terbuka menerima supplier baru. Tentu saja kamu harus siap memberikan penawaran terbaik agar mereka tertarik untuk ‘menampung’ produk yang ditawarkan.

  1. Kontrol Ekspektasi

Setiap orang yang memulai bisnis tentu berharap sukses dalam waktu singkat. Namun buat kamu yang ingin meraih sukses, sebaiknya hilangkan pikiran tersebut. Saat ini bukan waktunya berpikir untuk bisa cepat sukses, fokus kamu hanya berpikir bagaimana cara mendapatkan pasar dan menguasainya.

Tentu saja untuk melakukannya, kamu harus memulai dengan strategi pemasaran yang jitu. Try error mungkin harus kamu lakukan, dan inilah alasan kenapa kamu harus mengontrol ekspektasi. Semua ini dilakukan agar kamu bisa fokus pada hal-hal real dan jauh lebih penting ketimbang ‘lamunan’.

  1. Jaga Pelayanan

Jangan pernah meremehkan pelanggan. Meski mereka membeli dalam jumlah kecil, kamu harus tetap memberikan pelayanan terbaik. Pasalnya, selain berharap repeat order, tentu kamu pun berharap agar pelanggan tersebut dapat membawa pelanggan baru lewat cerita positif mereka.

Selain itu, jangan lupa untuk selalu mengontrol arus keuangan. Bagaimanapun juga, pembukuan memegang peran yang sangat vital bagi kelangsungan bisnis kamu. Jangan sampai keuangan perusahaan bercampur aduk dengan keuangan pribadi, atau keluarga.

Sebagai penambah semangat, bisnis frozen food terbilang sangat menjanjikan, terlebih di perkotaan yang kebanyakan penduduknya ‘terjerat’ kesibukan sehingga kebutuhan bahan makanan yang mudah diolah sangat tinggi.

Kembali